Art of The War Sun Tzu

Halooo……

Untuk mengisi liburan gua yang cukup panjang, kali ini gimana kalo kita ngebahas tentang karya klasik China yang begitu terkenal akan ajaran-ajarannya yang sangat berpengaruh bagi warga keturunan TiongHoa dan menjadi bahan pembicaraan di Dunia Barat sebagai salah satu seni perang yang sangat HEBAAT.

Sejarah panjang Sun Tzu yang muncul kurang lebih 2500 tahun yang lalu di China. Membuat para sejarahwan kebingungan siapa sebenarnya Sun Tzu tersebut. Ada yang mengatakan Sun Tzu adalah seorang Jenderal China yang menyukai filsuf dan menyusun buku strategi dalam berperang yang sekarang di sebut oleh orang barat sebagai Sun Tzu Art of The War, ada pula yang mengatakan bahwa kalau Sun Tzu itu bukan satu orang melainkan beberapa orang yang menyusun strategi bersama-sama pada masa Tiga Negara di China yang pada masa itu selalu mengalami banyak peperangan.

Terlepas dari asal usulnya yang belum pasti, tetap saja ajaran Sun Tzu sangat menarik untuk kita pelajari. Salah satu contoh ajaran Sun Tzu adalah 36 stategi Perang Sun Tzu yang terdiri dari :

Strategi 1
Perdaya Langit untuk melewati Samudera.

Bergerak di kegelapan dan bayang-bayang, menggunakan tempat-tempat tersembunyi, atau
bersembunyi di belakang layar hanya akan menarik kecurigaan. Untuk memperlemah
pertahanan musuh anda harus bertindak di tempat terbuka menyembunyikan maksud
tersembunyi anda dengan aktiviti biasa sehari-hari.

Strategi 2
Kepung Wei untuk menyelamatkan Zhao.

Ketika musuh terlalu kuat untuk diserang, seranglah sesuatu yang berharga yang dimilikinya.
Ketahui bahwa musuh tidak selalu kuat di semua hal. Entah dimana, pasti ada celah di antara
senjatanya, kelemahan pasti dapat diserang. Dengan kata lain, anda dapat menyerang sesuatu
yang berhubungan atau dianggap berharga oleh musuh untuk melemahkannya secara
psikologis.

Strategi 3
Pinjam tangan seseorang untuk membunuh. (Bunuh dengan pisau pinjaman.)

Serang dengan menggunakan kekuatan pihak lain (kerana kekuatan yang minima atau tidak
ingin menggunakan kekuatan sendiri). Perdaya sekutu untuk menyerang musuh, sogok
pegawai musuh untuk menjadi pengkhianat, atau gunakan kekuatan musuh untuk melawan
dirinya sendiri.

Strategi 4
Buat musuh kelelahan sambil menghemat tenaga.

Adalah sebuah keuntungan, merencanakan waktu dan tempat pertempuran. Dengan cara ini,
anda akan tahu kapan dan di mana pertempuran akan berlangsung, sementara musuh anda
tidak. Dorong musuh anda untuk menggunakan tenaga secara sia-sia sambil anda
mengumpulkan/menghemat tenaga.
Saat ia lelah dan bingung, anda dapat menyerangnya.

Strategi 5
Gunakan kesempatan saat terjadi kebakaran untuk merampok lainnya.
(Merompak sebuah rumah yang terbakar.)

Saat sebuah negara mengalami konflik internal, ketika terjangkit penyakit dan kelaparan,
ketika korupsi dan kejahatan merajalela, maka ia tidak akan bisa menghadapi ancaman dari
luar.
Inilah waktunya untuk menyerang.

Strategi 6
Berpura-pura menyerang dari timur dan menyeranglah dari barat.

Pada tiap pertempuran, elemen dari sebuah kejutan dapat menghasilkan keuntungan ganda.
Bahkan ketika berhadapan langsung dengan musuh, kejutan masih dapat digunakan dengan
melakukan penyerangan saat mereka lengah. Untuk melakukannya, anda harus membuat

perkiraan akan apa yang ada dalam benak musuh melalui sebuah tipu daya.

Bab 2 <<Strategi Berhadapan dengan Musuh>>

Strategi 7
Buatlah sesuatu untuk hal kosong.

Anda menggunakan tipu daya yang sama dua kali. Setelah beraksi terhadap tipuan pertama
dan – biasanya- kedua, musuh akan ragu-ragu untuk bereaksi pada tipuan yang ketiga.
Lantarannya, tipuan ketiga adalah serangan sebenarnya untuk menangkap musuh saat
pertahanannya lemah.

Strategi 8
Secara rahasia pergunakan lintasan Chen Chang. (Perbaiki jalan utama untuk mengambil jalan

lain.)
contoh: invasi Sekutu di Normandia dan muslihat Pas de Calais.
Serang musuh dengan dua kekuatan konvergen.
Yang pertama adalah serangan langsung, sesuatu yang sangat jelas dan membuat musuh
mempersiapkan pertahanannya. Yang kedua secara tidak langsung, sebuah serangan yang
menakutkan, musuh tidak mengira dan membagi kekuatannya sehingga pada saat-saat
terakhir mengalami kebingungan dan kemalangan.

Strategi 9
Pantau api yang terbakar sepanjang sungai.

Tunda untuk memasuki wilayah pertempuran sampai seluruh pihak yang bertikai mengalami
kelelahan akibat pertempuran yang terjadi antara mereka. Kemudian serang dengan kekuatan
penuh dan habiskan.

Strategi 10
Pisau tersarung dalam senyum.

Puji dan jilat musuh anda. Ketika anda mendapat kepercayaan darinya,
anda bergerak melawannya secara rahsia.

Strategi 11
Pohon kecil berkorban untuk pohon besar. (Mengorbankan perak untuk mempertahankan
emas.)

Ada suatu keadaan dimana anda harus mengorbankan tujuan jangka pendek untuk
mendapatkan tujuan jangka panjang. Ini adalah strategi kambing hitam dimana seseorang
akan dikorbankan untuk menyelamatkan yang lain.

Strategi 12
Mencuri kambing sepanjang perjalanan (Ambil kesempatan untuk mencuri kambing.)

Sementara tetap berpegang pada rencana, anda harus cukup fleksibel untuk mengambil
keuntungan dari tiap kesempatan yang ada sekecil apapun.

Bab 3 <<Strategi Penyerangan>>

Strategi 13
Kagetkan ular dengan memukul rumput di sekitarnya.
Ketika anda tidak mengetahui rencana lawan secara jelas, serang dan pelajari reaksi lawan.
Perilakunya akan membongkar strateginya.

Strategi 14
Pinjam mayat orang lain untuk menghidupkan kembali jiwanya. (Menghidupkan kembali orang
mati.)

Ambil sebuah lembaga, teknologi, atau satu cara yang telah dilupakan atau tidak digunakan lagi
dan gunakan untuk kepentingan diri sendiri. Hidupkan kembali sesuatu dari masa lalu dengan
memberinya tujuan baru atau terjemahkan kembali, dan bawa ide-ide lama, kebiasaan, dan
tradisi ke kehidupan sehari-hari.

Strategi 15
Permainkan harimau untuk meninggalkan sarangnya.

Jangan pernah menyerang secara langsung musuh yang memiliki keunggulan akibat posisinya
yang baik. Permainkan mereka untuk meninggalkan sarangnya sehingga mereka akan terjauh
dari sumber kekuatannya.

Strategi 16
Pada saat menangkap, lepaslah satu orang.

Mangsa yang tersudut biasanya akan menyerang secara membabi buta. Untuk mencegah hal
ini, biarkan musuh percaya bahwa masih ada kesempatan untuk bebas. Hasrat mereka untuk
menyerang akan teredam dengan keinginan untuk melarikan diri. Ketika pada akhirnya
kebebasan yang mereka inginkan tersebut tak terbukti, moral musuh akan jatuh dan mereka
akan menyerah tanpa perlawanan.

Strategi 17
Melempar Batu Bata untuk mendapatkan Giok.

Persiapkan sebuah jebakan dan perdaya musuh anda dengan umpan. Dalam perang, umpan
adalah ilusi atas sebuah kesempatan untuk memperoleh hasil.
Dalam keseharian, umpan adalah ilusi atas kekayaan, kekuasaan, dan sex.

Strategi 18
Kalahkan musuh dengan menangkap pemimpinnya.

Jika tentara musuh kuat tetapi dipimpin oleh komandan yang mengandalkan uang dan
ancaman, maka ambil pemimpinnya. Jika komandan mati atau tertangkap maka sisa
pasukannya akan terpecah belah atau akan lari ke pihak anda. Akan tetapi jika pasukan terikat
atas sebuah kepercayaan terhadap pimpinannya, maka berhati-hatilah, pasukan akan dapat
melanjutkan perlawanan dengan motivasi balas dendam.

Bab 4 <<Strategi Kaos>>

Strategi 19
Jauhkan kayu bakar dari tungku masak. (Lepaskan pegangan kayu dari kapaknya.)
Ketika berhadapan dengan musuh yang sangat kuat untuk menghadapinya secara langsung
anda harus melemahkannya dengan meruntuhkan dasarnya dan menyerang sumberdayanya.

Strategi 20
Memancing di air keruh.

Sebelum menghadapi pasukan musuh, buatlah sebuah kekacauan untuk memperlemah
persepsi dan pertimbangan mereka. Buatlah sesuatu yang tidak biasa, aneh, dan tak
terpikirkan sehingga menimbulkan kecurigaan musuh dan mengacaukan pikirannya. Musuh
yang bingung akan lebih mudah untuk diserang.

Strategi 21
Lepaskan kulit serangga. (Penampakan yang salah menipu musuh.)

Ketika anda dalam keadaan tersudut, dan anda hanya memiliki kesempatan untuk melarikan
diri dan harus menyatukan kelompok, buatlah sebuah ilusi. Sementara perhatian musuh
terfokus atas muslihat yang anda lakukan, pindahkan pasukan anda secara rahasia di belakang
muka anda yang terlihat.

Strategi 22
Tutup pintu untuk menangkap pencuri.

Jika anda memiliki kesempatan untuk menangkap seluruh musuh maka lakukanlah, sehingga
dengan demikian pertempuran akan segera berakhir. Membiarkan musuh untuk lepas akan
menanam bibit dari konflik baru. Akan tetapi jika mereka berhasil melarikan diri, berhati-hatilah
dalam melakukan pengejaran.

Strategi 23
Berteman dengan negara jauh dan serang negara tetangga.

Jamak diketahui bahwa negara yang berbatasan satu sama lain menjadi musuh sementara
negara yang terpisah jauh merupakan sekutu yang baik. Ketika anda adalah yang terkuat di
sebuah wilayah, ancaman terbesar adalah dari terkuat kedua di wilayah tersebut, bukan dari
yang terkuat di wilayah lain.

Strategi 24
Cari lintasan aman untuk menjajah Kerajaan Guo.

Pinjam sumberdaya sekutu untuk menyerang musuh bersama. Sesudah musuh dikalahkan,
gunakan sumberdaya tersebut untuk menempatkan sekutu anda pada posisi pertama –untuk
diserang-.

Bab 5 <<Strategi Pendekatan>>

Strategy 25
Gantikan balok dengan kayu jelek.
Kacaukan formasi musuh, ganggu metod operasinya, ubah aturan-aturan yang digunakannya,
buatlah satu hal yang berlawanan dengan latihan standardnya. Dengan cara ini anda telah
meruntuhkan tiang-tiang pendukung yang diperlukan oleh musuh dalam membangun pasukan
yang efektif.

Strategi 26
Lihat pada pohon marlberi dan ganggu ulatnya.

Untuk mendisiplinkan, mengawal, dan mengingatkan suatu pihak yang status atau posisinya di
luar konfrontasi langsung; gunakan analogi atau sindiran. Tanpa langsung menyebut nama,
pihak yang tertuduh tidak akan dapat memukul balik tanpa keberpihakan yang jelas.

Strategi 27
Pura-pura menjadi seekor babi untuk memakan harimau. (Bergaya bodoh.)

Sembunyi di balik topeng ketololan, mabuk, atau gila untuk menciptakan kebingungan atas
tujuan dan motivasi anda. Tipu lawan anda ke dalam sikap meremehkan kemampuan anda
sampai pada akhirnya terlalu yakin akan diri sendiri sehingga menurunkan level pertahanannya.
Pada situasi ini anda dapat menyerangnya.

Strategi 28
Jauhkan tangga ketika musuh telah sampai di atas (Seberangi sungai dan hancurkan jembatan.)

Dengan umpan dan tipu muslihat mengacah musuh anda ke dalam daerah berbahaya.
Kemudian putus jalur komunikasi dan jalan untuk melarikan diri. Untuk menyelamatkan dirinya,
dia harus bertarung dengan kekuatan anda dan sekaligus elemen alam.

Strategi 29
Hias pohon dengan bunga palsu.

Menempelkan kembang sutera di atas pohon memberikan sebuah ilusi bahwa pohon tersebut
sehat. Dengan menggunakan muslihat dan penyamaran akan membuat sesuatu yang tak
berarti tampak berharga; tak mengancam kelihatan berbahaya; bukan apa-apa kelihatan
berguna.

Strategi 30
Buat tuan rumah dan tamu bertukar tempat.

Kalahkan musuh dari dalam dengan menyusup ke dalam benteng lawan di bawah muslihat
kerjasama, penyerahan diri, atau perjanjian damai. Dengan cara ini anda akan menemukan
kelemahan dan kemudian saat pasukan musuh sedang beristirahat, serang secara langsung ke
jantung pertahanannya.

Bab 6 <<Strategi Kalah>>
Jebakan indah. (jebakan bujuk rayu, gunakan seorang perempuan untuk menjebak seorang laki-
laki.)

Kirim musuh anda perempuan-perempuan cantik yang akan menyebabkan perselisihan di basis
pertahanannya. Strategi ini dapat bekerja pada tiga tingkatan. Pertama, penguasa akan
terpesona oleh kecantikannya sehingga akan melalaikan tugasnya dan tingkat
kewaspadaannya akan menurun. Kedua, para laki-laki akan menunjukkan sikap agresifnya yang
akan menyulut perselisihan kecil di antara mereka, menyebabkan lemahnya kerjasama dan
jatuhnya semangat. Ketiga, para perempuan akan termotivasi oleh rasa cemburu dan iri,
sehingga akan membuat intrik yang pada gilirannya akan semakin memperburuk situasi.

Strategi 32
Kosongkan benteng.
(Perangkap psikologis, benteng yang kosong akan membuat musuh berpikir bahwa benteng
tersebut penuh dengan perangkap.)

Ketika musuh kuat dalam segi jumlah dan situasinya tidak menuntungkan bagi diri anda, maka
tanggalkan seluruh muslihat militer dan bertindaklah seperti biasa. Jika musuh tidak
mengetahui secara pasti situasi anda, tindakan yang tidak biasanya ini akan meningkatkan
kewaspadaan. Dengan sebuah keberuntungan, musuh akan mengendorkan serangan.

Strategi 33
Biarkan mata-mata musuh menyebarkan konflik di wilayah pertahanannya.
(Gunakan mata-mata musuh untuk menyebarkan informasi palsu.)

Perlemah kemampuan tempur musuh anda dengan secara diam-diam membuat konflik antara
musuh dan teman, sekutu, penasihat, komandan, prajurit, dan rakyatnya. Sementara ia sibuk
untuk menyelesaikan konflik internalnya, kemampuan tempur dan bertahannya akan
melemah.

Strategi 34
Lukai diri sendiri untuk mendapatkan kepercayaan musuh. (Masuk pada jebakan; jadilah
umpan.)

Berpura-pura terluka akan mengakibatkan dua kemungkinan. Kemungkinan pertama, musuh
akan bersantai sejenak oleh karena dia tidak melihat anda sebagai sebuah ancaman serius.
Yang kedua adalah jalan untuk menjilat musuh anda dengan berpura-pura luka oleh sebab
musuh merasa aman.

Strategi 35
Ikat seluruh kapal musuh secara bersamaan (Jangan pernah bergantung pada satu strategi.)

Dalam hal-hal penting, seseorang harus menggunakan beberapa strategi yang dijalankan
secara simultan. Tetap berpegang pada rencana berbeza-beza yang dijalankan pada sebuah
skema besar; dengan cara ini, jika satu strategi gagal, anda masih memiliki beberapa strategi
untuk tetap maju.

Strategi 36

Selain dari semua hal di atas, salah satu yang paling dikenal adalah strategi ke 36:
lari untuk bertempur di lain waktu. Hal ini diabadikan dalam bentuk peribahasa Cina:
“Jika seluruhnya gagal, mundur” – Jika keadaannya jelas bahwa seluruh rencana aksi anda akan
mengalami kegagalan, mundurlah dan persatukan pasukan. Ketika pihak anda mengalami
kekalahan hanya ada tiga pilihan: menyerah, kompromi, atau melarikan diri. Menyerah adalah
kekalahan total, kompromi adalah setengah kalah, tapi melarikan diri bukanlah sebuah
kekalahan.
Selama anda tidak kalah, anda masih memiliki sebuah kesempatan untuk menang!

Walaupun disebut sebagai “Art of War” ajaran Sun Tzu dapat dipakai di berbagai bidang kehidupan, baik dalam bisnis maupun hubungan sosial di masyarakat. Jadi kita tidak perlu merasa enggan mempelajarinya hanya karena kata-kata perang yang ada pada beberapa buku-buku Sun Tzu yang tersedia banyak di took-toko buku.

Referensi :

Undestanding Sun Tzu on te Art of War by Robert L. Cantrell

Iklan
By riduamulloh Posted in Artikel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s